Ambliopia atau ‘mata malas’ adalah berkurangnya penglihatan pada satu mata yang tidak menghasilkan penglihatan normal pada awal masa kanak-kanak. Jika dibiarkan tidak terobati pada awal masa kanak-kanak, ambliopia biasanya akan berlanjut sampai dewasa.

1. Apakah ambliopia atau mata malas?

Ambliopia, yang umumnya dikenal sebagai mata malas, adalah suatu kondisi dimana penglihatan pada mata berkurang karena terjadi kerusakan penglihatan normal pada masa awal kanak-kanak.

2. Apa penyebabnya?

Apapun yang mengganggu penglihatan yang jelas pada kedua mata pada selang waktu dari lahir samapi usia delapan tahun dapat memicu ambliopia karena otak mulai mengabaikan gambaraan yang dilihat oleh mata yang “malas”, sebaliknya memilih mata yang “baik”.

Beberapa kasus yang umum adalah juling (misal: keselarasan mata), kuatnya pemandangan yang sangat tidak normal (misal: rabun dekat, -jauh dan astigmatisma) atau katarak masa kanak-kanak.

Ambliopia normalnya terjadi pada satu mata, tetapi jika kedua mata dengan cara yang sama kehilangan gambaran penglihatan yang jelas selama jangka waktu yang erus-menerus pada masa kanak-kanak, kondisi ini akan berdampak pada kedua mata juga.

3. Apakah hal ini lebih umum diantara anak-anak atau orang dewasa?

Ambliopia biasanya didiagnosa dalam masa kanak-kanak, pada saat screening penglihatan di sekolah, atau oleh dokter keluarga, dokter anak atau dokter mata. Akan tetapi, orang dewasa yang tidak terdiagnosa dan diobati pada awal masa kanak-kanak dapat menjadi ambliopia juga.

4. Seberapa umum hal ini di Singapura?

Ambliopia melaporkan untuk kehilangan penglihatan pada anak-anak lebih daripada semua anak lainnya menyebabkan kehilangan penglihatan yang dikombinasikan. Pada populasi terakhir-berdasarkan penelitian pada 3009 anak Singapura, peristiwa ambliopia pada anak-anak yang berusia antara 30 dan 72 bulan 1.2%.*

*Chia et al. Invest Ophthalmol Vis Sci 2010

5. Bagaiman ambliopia terdiagnosa?

Biasanya, ambliopia tidak akan terdeteksi sampai tiap mata dites secara individu ketika screening penglihatan. Sebagai alternative, seorang anak mungkin mengalami juling dimana satu mata terlihat tidak sejajar.

Waktu yang tepat untuk berkonsultasi dengan dokter mata ketika anak mengeluh atau mengalami gejala seperti penglihatan kabur atau mata juling dsb. Badan Peningkatan Kesehatan saat ini mengadakan screening mata bagi semua anak berusia 5 dan 6 tahun di taman kanak-kanak dan pusat perawatan anak, dan anak-anak yang lebih tua di semua sekolah dasar.

6. Akan seperti apa pengobatannya?

Untuk memperbaiki ambliopia, anak harus dibuat untuk menggunaka mata yang “malas”. Hal ini dilakukan dengan menutup (misal: memakaikan penutup mata) mata yang “baik”, atau mengaburkan mata yang “baik” dengan obat mata selama beberapa jam sehari, selama beberapa minggu atau bulan. Hal ini untuk memaksa otak menggunakan mata yang “malas”, membuatnya untuk menghasilkan penglihatan yang normal.

Dukungan utama lain dari perawatan ambliopia adalah untuk menghasilkan gamabaran sejelas mungkin. Contohnya, ini mungkin termasuk menggunakan kacamata jika diperlukan, setiap waktu atau melalui operasi pembersihan katarak anak.

Anak tersebut harus diperiksa secara rutin untuk memonitor proses perawatan.

Apapun yang mengganggu penglihatan jelas pada kedua mata ketika selang waktu antara kelahiran sampai delapan tahun dapat memicu ambliopia karena otak mulai mengabaikan gambaraan yang dilihat oleh mata yang “malas”, sebaliknya memilih mata yang “baik”.

7. Apakah ambliopia menyebabkan komplikasi lainnya?

Ambliopia, selain menyebabkan cacat mata, dapat menghasilkan juling (misal: ketidak sejajaran mata), karena mata yang berpenglihatan lemah tidak dapat mengimbangi kesejajaran mata yang baik akibat lemahnya fokus.

Sebagai tambahan, jika perawatan penutupan pada mata yang “baik” tidak diawasi, penglihatan mata yang “baik” juga dapat berkurang.

8. Bagaimana tingkat keberhasilan pengobatan?

Keberhasilan pengobatan bergantung pada keparahan ambloipia, dan usia anak ketika pengobatan dimulai. Jika terdiagnosa lebih awal, keberhasilan pengobatan adalah mungkin dan waktu pengobatan lebih pendek. Jika terdeteksi setelah berusia delapan, tingkat keberhasilan secara relatif lebih rendah.

9. Dapatkah hal ini dicegah?

Ya. Screening mata dapat mengangkat faktor resiko ambliopia seperti juling, tingginya kekuatan pengkihatan yang tidak normal, atau perbedaan besar dalam kekuatan penglihatan diantara kedua mata.

 

 

Dr Zena Lim

Dokter Mata Anak & Dewasa dengan Layanan Juling & Katarak dan Layanan Konsultasi Dokter Mata yang Menyeluruh

MMed(Ophth), FRCS(Ed)

Dr Zena Lim adalah seorang konsultan pada Singapore National Eye Centre, demikian halnya sebagai konsultan kunjungan di KK Women’s and Children’s Hospital. Beliau juga seorang asisten peneliti yang bermitra dengan Singapore Eye Research Institute. Dr Lim telah menghadiri berbagai konferensi internasional dan local, dan menerbitkan jurnal medis peer-reviewed. Beliau secara aktif tergabung dalam mengajar siswa kedokteraan dan penduduk. Minat penelitiannya termasuk katarak anak, juling kompleks dan retinopati pada prematur.

 

www.snec.com.sg/Pages/doctor-profile.aspx?name=lim

Singapore National Eye Centre

11 Third Hospital Avenue

Singapore 168751

Appointments: (65) 6227 7266