asian babyPenting bagi dokter bedah plastik serta para pasien yang mencari prosedur estetika untuk memahami bahwa usia dan perkembangan yang berkaitan dengan anatomi mempunyai peran utama dalam pembuatan keputusan. Ketika operasi, jika ada cedera yang tidak disengaja pada struktur anatomi yang masih berkembang atau tumbuh akan menghasilkan ketidak-sempurnaan pertumbuhan atau bahkan perubahan bentuk. Jadi, selain mencapai hasil yang ideal, ini dapat menghasilkan efek merugikan yang lebih banyak. Di antara para pasien yang lebih tua, mereka mungkin mempunyai masalah kesehatan lain yang berkaitan seperti hipertensi yang tidak terkontrol, diabetes atau penyakit jantung kronis. Bagi mereka berkembangnya risiko harus dititik-beratkan saat mempertimbangkan prosedur estetika yang rumit dan panjang. Maka dari itu, sangatlah penting bahwa para dokter bedah harus jujur untuk menasihati dan berpraktik dengan bijak. Juga penting bahwa para pasien tidak impulsif dan keras hati saat mereka memutuskan prosedur estetika.

Umumnya, wanita akan merampungkan perkembangan anatomi mereka setelah usia 18 tahun dan pria sedikit lambat, yaitu setelah 21 tahun. Saat periode ini, bagian tubuh yang berbeda seperti tulang dan tulang rawan (kartilago) akan tumbuh pada kecepatan alaminya sendiri. Jika kami melakukan suatu Rhinoplasty (operasi hidung) dan merusak tulang rawan yang masih tumbuh maka pertumbuhan mungkin jadi terhambat. Jika tulang rawan yang tumbuh tidak sengaja berubah tempat maka hidung dapat menjadi tidak simetris. Jika prosthesis (bagian tubuh buatan) dimasukkan untuk menambah tingginya hidung dan mulanya hanya panjangnya yang proporsional, maka ini terlihat bagus. Akan tetapi, jika hidung terus tumbuh, prosthesis akan muncul lebih pendek dan muncul suatu celah dan membuatnya tidak proporsional. Semakin muda pasien, semakin pasti hal ini dapat terjadi.

Jika operasi dilakukan pada payudara, dapat merusak payudara atau mempengaruhi perkembangan payudara sepenuhnya pada wanita yang sedang berkembang. Oleh karena itu, pada operasi payudara adalah bijak untuk menunggu pasien berusia sekitar 18 tahun untuk mempertimbangkan operasi estetika.

Untuk operasi estetika di telinga, perbaikan tertentu pada ‘telinga Kelelawar’ yang menonjol adalah lebih baik untuk melakukan operasi perbaikan setelah berusia 6 tahun karena telinga akan mencapai pertumbuhan sepenuhnya. Jika dilakukan sebelum itu, cedera yang tidak disengaja pada bagian tulang rawan yang tumbuh dapat menyebabkan gangguan ukuran atau bentuk telinga.

Orang Asia cenderung untuk mengalami lebih banyak bekas luka dan secara khusus rawan pada usia yang berkaitan dengan lonjakan pertumbuhan pubertas. Akan tetapi, jika kami mempertimbangkan operasi estetika pada usia ini, kami harus melakukan tindakan pencegahan ekstra. Penanganan jaringan dengan halus, jaringan dan kulit yang berlawanan dengan baik dan perawatan luka pasca-operasi adalah vital untuk memastikan kesembuhan yang baik dengan bekas luka minimal. Akan mengecewakan jika menyebabkan bekas luka yang jelek dalam pencarian kesempuranaan estetika kami yang sesungguhnya.

Anatomi non-struktur tubuh seperti jaringan lunak dan kulit tidak telalu dipengaruhi oleh usia sehubungan dengan operasi estetika. Akan tetapi, operasi estetika pada kelopak mata seperti operasi kelopak mata ganda dapat dilakukan pada usia operasi berapapun yang dapat ditoleransi pasien.

Adalah vital bagi dokter bedah plastik bahwa setelah prosedur estetika apupun, pasien gembira dengan hasil yang memuaskan dan tidak dinodai oleh perubahan bentuk atau bekas luka yang tidak diinginkan. Ini memerlukan pemahaman anatomi yang baik, pola pertumbuhan bagian-bagian tubuh yang berbeda, kehalusan, pengetahuan keahlian pembedahan yang baik, operasi yang pasti dan halus dan perawatan pasca-operasi. Kemungkinan resiko juga harus dipertimbangkan. Yang paling penting, mereka harus melatih profesionalisme terbaik dan kejujuran dalam praktek prosedur estetika mereka.