Apa yang perlu anda ketahui tentang Osteoporosis.

Sekitar 200 juta wanita menderita osteoporosis di seluruh dunia. Sepertiga wanita diatas usia 50 tahun akan mengalami osteoporosis yang berkaitan dengan keretakan pada beberapa bagian dalam hidup mereka di Eropa dan Amerika Serikat. Setiap tahun, 1.7 juta keretakan panggul berkaitan dengan osteoporosis. Secara local, jumlah keretakan panggul osteoporotik telah meningkat lima kali lipat selama 30 tahun terakhir.

Massa Tulang

Osteoporosis (sesungguhnya-kekeroposan tulang) adalah suatu kondisi yang dicirikan dengan rendahnya massa tulang dan meningkatnya kerapuhan tulang. Tulang adalah suatu jaringan hidup. Massa tulang adalah suatu keseimbangan antara tulang baru yang dihasilkan dan tulang yang telah ada yang telah hilang (diserap kembali).

Saat masa kanak-kanak dan remaja, tulang dihasilkan lebih cepat dibandingkan yang tererap kembali. –Ini menghasilkan massa tulang yang meningkat secara stabil. Massa tulang mencapai puncaknya pada awal usia 20an dan kemudian menurun secara bertahap. Ada penurunan yang lebih pesat dalam massa tulang pada wanita setelah menopause.

Makna Penting Osteoporosis

Makna penting dari osteoporosis adalah mudahnya para penderita mengalami keretakan pada tulang mereka. Tulang yang sehat hanya patah jika tulang mengalami tekanan yang signifikan. Tulang yang berosteoporosis patah melalui cedera ringan. Keretakan yang berkaitan dengan osteoporosis umumnya termasuk keretakan tulang belakang, keretakan panggul dan keretakan pergelangan tangan akibat tekanan. Semua hal tersebut terjadi dengan mudah, rendahnya energi, jatuh. –Tujuan dari perawatan pada osteoporosis adalah untuk mencegah terjadinya keretakan-keretakan tersebut.

Faktor-faktor Resiko Osteoporosis

Faktor-faktor resiko yang tidak dapat diubah

• Usia lanjut

• Jenis kelamin wanita dan menopause

• Keturunan Eropa dan Asia

• Riwayat keluarga yang mengalami osteoporosis

• Riwayat terdahulu dari keretakan osteoporotik

• Postur tubuh yang kecil

Faktor-faktor resiko yang dapat diubah

• Konsumsi alkohol yang berlebihan

• Kekurangan vitamin D

• Merokok

• Kekurangan gizi (khususnya dari konsumsi kalsium yang rendah)

• Kurang aktifitas

Suatu alat sederhana online yang dapat digunakan untuk menghitung resiko keretakan osteoporosis adalah FRAX. Ini tersedia untuk berbagai negara dan etnis. –URLnya adalah pada http://www.shef.ac.uk/FRAX/ dan alatnya dapat ditemukan di menu “Calculation Tool” yang turun ke bawah. Meskipun ada suatu kotak untuk kepadatan mineral tulang, tidak perlu diisi untuk memperhitungkan resiko.

Diagnosa Osteoporosis

Diagnosa osteoporosis dibuat melalui DXA atau scan Kepadatan Tulang. –Ini adalah suatu pemeriksaan sederhana menggunakan sinar X untuk memperkirakan kepadatan tulang dalam panggul dan tulang belakang. –Nilainya dibandingkan dengan massa tulang tertinggi dari populasi (massa tulang pada populasi dalam usia 20an) dan diagnosa osteoporisis dibuat berdasarkan dari seberapa banyak nilai selisih yang dihasilkan dari massa tulang tertinggi.

Direkomendasikan bahwa wanita dibawah usia 60 harus menjalani scan kepadatan tulang jika mereka memiliki faktor-faktor resiko osteoporosis. Bagi mereka tanpa faktor-faktor resiko, kepadatan tulang harus discreening pada usia 65.

Pencegahan

Perubahan gaya hidup bertujuan untuk membalik faktor-faktor resiko yang dapat diubah. Disarankan untuk berhenti merokok dan mengkonsumsi alkohol yang secukupnya. Meningkatkan beban olahraga seperti jogging, jalan kaki dan naik-turun tangga bermanfaat dalam mencegah osteoporosis. Faktor nutrisi adalah penting dalam pencegahan dan pengobatan osteoporosis. Kalsium dan vitamin D adalah penting bagi metabolisme tulang.

Kebutuhan harian kalsium yang direkomendasikan adalah 1200mg bagi wanita pra-menopause. 1500mg direkomendasikan bagi ibu hamil atau ibu yang menyusui demikian halnya wanita pasca menopause. Makanan kaya kalsium termasuk produk susu, sayuran berdaun hijau, buncis dan kacang polong, biji-bijian dan kacang. Sebagai referensi, satu gelas susu mengandung 250mg kalsium. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium harian dengan susu saja, harus mengkonsumsi 6 gelas tiap harinya.

Kebutuhan harian vitamin D yang direkomendasikan adalah 600-800IU bagi wanita pasca menopause dan 400IU untuk wanita pra menopause. Vitamin D dapat ditemukan dalam ikan berlemak seperti salmon, hati, minyak ikan kod dan kuning telur. Vitamin D juga diproduksi secara alami ketika kulit kita terkena sinar matahari secara langsung. –Kemampuan untuk menghasilkan vitamin D dalam kulit akan berkurang saat bertambah usia dan dihalangi oleh tabir surya. Terkena sinar matahari 10 sampai 15 menit 2 sampai 3 kali seminggu akan memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin D.

Bagi individu yang tidak dapat memnuhi kebutuhan harian kalsium dan vitamin D melalui sumber makanan, direkomendasikan mengkonsumsi suplemen.

Perawatan Osteoporosis

Berbagai obat-obatan tersedia untuk memeningkatkan massa tulang. Indikasi untuk memulai perawatan adalah diagnosa osteoporosis yang ditetapkan dengan scan DXA. Obat-obatan ini tidak direkomendasikan untuk massa tulang yang rendah jika kriteria diagnosa osteoporosis belum ditemukan. Permulaan perawatan juga dapat didasarkan pada skor FRAX. Jika kemungkinannya lebih dari 3% untuk keretakan tulang atau lebih dari 20% untuk keretakan besar lainnya, perawatan juga harus dimulai.

Pengobatan ini bekerja melalui panambahan produksi tulang, mengurangi penyerapan kembali tulang atau keduanya. –Mereka digunakan bersamaan dengan suplementasi kalsium dan vitamin D demikian halnya perubahan gaya hidup yang disebutkan diatas.

Kesimpulan

Peristiwa osteoporosis semakin meningkat. –Dampak dari osteoporosis dapat diminimalisasi dengan gaya hidup yang sesuai dan perubahan pola makan. Setelah terdiagnosa, resiko keretakan osteoporotik dapat dikurangi dengan perawatan kesehatan yang sesuai. Carilah saran dari profesional kesehatan jika anda mempunyai kekhawatiran tentang osteoporosis yang hasilnya akan mengurangi resiko keretakan adalah sangat lebih baik pada osteoporosis awal dibandingkan dengan osteoporosis yang parah.

 

 

Dr Lim Kay Kiat

MBBS (Singapura) – Bachelor of Medicine, Bachelor of Surgery

MRCS (Edinburgh) – Anggota the Royal of College of SurgeonsEdinburgh

MMed Ortopedis (Singapura) – Master of Medicine dalam Operasi Ortopedis

FRCSEd (Ortopedis) – Anggota of the RoyalCollege of Surgeons Edinburgh (Orthopaedic Surgery)

Dr Lim Kay Kiat adalah seorang ahli bedah ortopedis dengan keahlian pada operasi Kaki dan Mata Kaki. Beliau memiliki ketertarikan khusus pada cedera olahraga. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana dan pelatihan pasca sarjana dalam Operasi Ortopedis, Dr Lim, sebagai anggota dalam University of Toronto, menjalani pelatihan spesialis di St Michael’s Hospital di Toronto, Canada. Dr Lim mengobati sebagian besar kelainan kaki dan mata kaki. Beliau memperhitungkan diantara berbagai pasiennya, atlet-atlet terkemuka yang aktif dalam peristiwa olahraga internasional.

www.orthosportssg.com

www.sog.sg

Synergy Orthopaedic Group

38 Irrawaddy Road

#06-59/60/61

Mt Elizabeth Novena Specialist Centre

Singapore 329563

Tel: +65 6884 6788

 

820 Thomson Road

#02-20 Mt Alvernia Medical Centre A

Singapore 574623

Tel: +65 625 12822

 

Email: enquiry@orthosportssg.com