image002Bagaimana Cara Memeriksa Mulut Anda Sendiri

Pemeriksaan menyeluruh ulkus atau pertumbuhannya di dalam mulut.

  1. Tarik mulut bagian atas.
  2. Tarik mulut bagian bawah.
  3. Regangkan mulut yang terbuka ke kanan.
  4. Regangkan mulut yang terbuka ke kiri.
  5. Julurkan lidah seluruhnya ke kiri, lalu ke kanan.
  6. Buka mulut lebar-lebar untuk melihat langit-langit.
  7. Gulung lidah, periksa dasar mulut.
  8. Gulung lidah, untuk memeriksa lapisan bawah lidah.

Catatan: Semua gigi tiruan harus dilepas, dan basuh tangan dengan bersih, sebelum memeriksa sendiri. Jika Anda mendeteksi belang putih dan/atau merah, luka atau benjolan yang mencurigakan, mohon konsultasikan dengan dokter gigi/dokter segera.

 

Ulkus di bawah lidah yang tadinya seukuran kacang hijau, bermetamorfosis menjadi perubahan besar dalam hidup Tuan Liew Shyh Shiun.

Sebenarnya itu adalah kanker.

Setelah dokter memotongnya, beliau berhenti minum alkohol dan makan daging.

Kata Tuan Liew, 47 tahun, seorang kontraktor dan ayah dari tiga anak: “Saya telah berhenti merokok selama tiga tahun sebelum terbentuknya ulkus. Tetapi saya masih meminum alkohol.

“Sekarang saya telah berubah. Saya tidak meminum setetes pun alkohol dan saya nyaris vegetarian.”

Menurut para dokter, kombinasi minum dan merokok menambah risiko seseorang mengidap kanker mulut menjadi 24 kali lipat. Kata Victor  Fan, Konsultan Department of Oral and Maxillofacial Surgery di National University Hospital: “Jika Anda merokok, akan menambah risiko menjadi enam kali lipat. Tetapi jika Anda merokok dan minum, risikonya, sebagaimana Anda lihat, menjadi semakin besar.”

Bagi seseorang yang ingin mengurangi risiko, ia harus berhenti merokok selama 10 tahun.

“Dibutuhkan waktu yang lama bagi tubuh Anda untuk pulih dari efek merokok,” katanya.

Sekarang Dr. Fan ingin mengedukasi masyarakat tidak hanya risiko merokok, tetapi juga sistem screening do-it-yourself (DIY) di mana seseorang dapat memeriksa apapun yang tidak diinginkan dalam mulutnya. (Lihat gambar.)

“Sistem ini dimulai oleh dokter India karena kanker mulut lebih tinggi dalam populasi India, mungkin karena  mengunyah kacang dan merokok,” kata Dr. Fan.

Teknik pemeriksaan sendiri ini dirancang oleh Dr. Moni Kuriakose, seorang ahli bedah mulut dan maksilofasial di Amrita Head and Neck Institute di Kochi, India.

Beliau dan timnya telah menyelenggarakan proyek yang berhasil dalam mendeteksi dini kanker mulut dalam populasi berisiko tinggi di daerah perdesaan India.

Diketahui Secara tidak Sengaja

Kebanyakan orang mengetahui tentang kanker mulut ketika mereka melakukan pemeriksaan gigi tiap tahun atau setengah tahun, di mana kanker mulut diketahui secara tidak sengaja. Seperti kasus Tuan Liew.

“Saya pergi ke dokter keluarga untuk memperoleh krim ulkus bagi ulkus saya. Saya tidak pernah berpikiran untuk pergi ke dokter gigi,” katanya.

Beliau hidup dengan ulkusnya selama setengah tahun.

“Sangat sakit jika tersentuh,” katanya.

Kemudian beliau mengalami sakit gigi, yang mungkin menyelamatkan hidupnya.

“Saya pergi ke dokter gigi untuk mencabut gigi. Setelah perawatan, saya memberitahu dokter gigi tentang ulkus itu,” katanya.

Dokter gigi tersebut merujuk beliau pada ahli bedah gigi lainnya.

“Dokter gigi kedua memberitahu saya bahwa beliau akan mengambil sedikit ulkus saya, untuk memeriksanya terlebih dulu, sebelum memutuskan apa yang akan dilakukan selanjutnya,” kata Tuan Liew.

Ketika beliau akan mengambil hasilnya, beliau mendapat kejutan – ulkus tersebut adalah kanker.

Beliau dirujuk ke Dr. Fan untuk pembedahan.

“Tumor yang telah diambil kira-kira berukuran sebuah kacang. Saya sangat beruntung, ini belum menyebar,” kata Tuan Liew.

Hal ini dipertimbangkan menjadi kanker stadium awal. Beliau tidak memerlukan kemoterapi atau radioterapi.

“Yang saya butuhkan adalah sebulan sekali pemeriksaan segera setelah pembedahan. Sekarang menjadi sekali tiap tiga bulan,” katanya.

Tetapi di antaranya, beliau melakukan pemeriksaan sendiri menggunakan metode skrining DIY.

“Saya mengalami operasinya tahun 2006 dan saya benar-benar terbebas dari kanker sepenuhnya selama lima tahun sebelum saya dapat bernapas dengan mudah kembali,” katanya.

Terlambat

Tetapi yang lebih sering, pendeteksian kanker mulut datang terlambat.

Kata Dr. Fan: “Kejadian kanker mulut rendah, sekitar 200 sampai 300 kasus baru setahun. Tetapi ini termasuk 10 kanker tertinggi di Singapura bagi populasi India. Lebih dari 50 persen orang yang mengidap kanker mulut disini meninggal dalam 5 tahun pertama.”

Hal ini karena kebanyakan penyakit terdeteksi pada stadium lanjut.

Peluang kesembuhan tinggi bagi pengobatan jika kanker terdeteksi lebih awal.

Lebih dari 85 persen pasien kanker mulut stadium awal selamat dari penyakit ini dalam lima tahun pertama sedangkan hanya 20 persen pasien kanker mulut stadium lanjut akan selamat pada lima tahun pertama.

“Pasien kanker mulut stadium akhir akan memerlukan bedah besar, radioterapi dan/atau kemoterapi untuk memerangi kanker.

“Sebenarnya operasi juga akan memicu kerusakan wajah,” kata Dr. Fan.

Beliau juga ingin orang-orang tahu bahwa biasanya ulkus mulut seharusnya hilang dalam dua minggu.

“Jika ulkus tidak kunjung hilang, cari bantuan medis, karena hal ini mungkin merupakan hal serius,” kata Dr. Fan.

Inilah suatu hal yang tidak disadari oleh Tuan Liew.

“Saya seharusnya tidak perlu menunggu terlalu lama sebelum mengunjungi ahli bedah gigi,” kata seseorang yang telah mengubah kebiasaan buruknya yang terdahulu.

“Jika Anda merokok, akan menambah risiko Anda (kanker mulut) menjadi enam kali lipat. Tetapi jika anda merokok dan minum, risikonya, sebagaimana Anda lihat, menjadi semakin besar… Memerlukan waktu lama bagi tubuh Anda untuk pulih dari efek merokok.”

 

image004

Dr Victor Fan

Konsultan Senior Ahli Bedah Mulut & Maksillofasial

MB BCH; BAO (Inggris), BDS (Singapurae), FDSRCS (Inggris), FRCS (Ing), FRCS (OMFS) Intercollegiate Board, FAMS

Dr Victor Fan adalah salah satu dari dua ahli bedah Mulut dan Maksilofasial yang terkualifikasi secara medis di Singapura. Prakteknya saat ini di Gleneagles Medical Centre meliputi operasi implant gigi, operasi gigi, dan operasi maksilofasial utuma yang termasuk operasi dan rekonstruksi kanker mulut, operasi kecantikan wajah dan ortognatik.

www.orofacialsurgery.com.sg