Wanita memiliki berbagai macam permasalahan terkait kesehatan, utamanya pada organ reproduksinya. Salah satu masalah yang sering dialami oleh wanita ialah masalah ketidakteraturan siklus menstruasi atau haid yang mereka alami.

Haid

Ketidakteraturan tersebut membuat tidak sedikit wanita yang tidak nyaman dan mengalami keresahan. Mengapa tidak, karena pada saat wanita tersebut terlambat datang bulan, maka ia akan waspada apakah ia mengalami kehamilan atau tidak. Karena tanda yang paling mudah untuk mengetahui seseorang itu hamil atau tidak dapat dilihat ia mengalami menstruasi atau tidak.

Selain itu ketidakteraturan saat haid atau menstruasi juga dapat diartikan sebagai indikasi bahwa wanita tersebut memiliki organ reproduksi yang kurang sehat, Oleh sebab itulah mengapa seorang wanita akan selalu gelisah dikala ia mengalami ketidak teraturan pada siklus menstruasinya.

Sebelumnya perlu anda ketahui bahwa siklus haid normal seorang wanita berkisar antara 21-35 hari. Panjang siklus wanita bisa 1-2 hari setiap bulannya, berbeda antara wanita satu dengan yang lain. Walaupun banyak yang beranggapan bahwa perubahan siklus adalah hal yang biasa, namun tidak menutup kemungkinan bahwa akan menimbulkan berbagai masalah seperti pendarahan hebat, tidak haid, sampai muncul rasa sakit hebat saat ovulasi.

Menurut salah satu dokter, haid tidak teratur disebabkan karena beberapa faktor diantaranya adalah lingkungan yang stres, penuh tekanan, terlalu banyak mengonsumsi kafein atau adanya penggunaan obat-obatan tertentu. Selain itu ketidakteraturan saat menstruasi juga disebabkan karena penurunan lemak atau diet berlebih juga bisa mempengaruhi kesehatan seksual. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap siklus menstruasi seseorang.