Kuliner Aceh memiliki sejarah panjang kedekatan masyarakat Aceh dengan peradaban dan interaksi dengan bangsa atau suku pendatang seperti Arab, India, Cina dan bangsa Barat. Salah satu bukti pengaruhnya adalah tampilnya bumbu serta rempah-rempah dalam kuliner Aceh yang umum digunakan bangsa Arab dan India. Tidak mengherankan bila banyak masakannya memakai bumbu rempah, seperti kayu manis, pala, adas, cengkih dan jintan Tapi, selain itu, ada satu rahasia yang membuat masakan Aceh terasa berbeda yaitu dengan menggunakan bahan masakan lokal seperti keumamah, pliek dan asam sunti yang tidak dipakai di daerah lain.

Asam sunti adalah bumbu dapur khas Aceh yang terbuat dari belimbing wuluh yang dikeringkan. Selain sebagai bahan kuliner, belimbing wuluh juga memiliki khasiat untuk kesehatan. Secara tradisional tanaman ini dapat dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit seperti batuk, diabetes, rematik, sariawan, sakit gigi, gusi berdarah, sampai tekanan darah tinggi. Bagi kebanyakan orang Aceh, hampir semua masakan dibuat dengan asam sunti untuk memberi rasa asam gurih. Biasanya, asam sunti ini terdapat pada masakan yang memiliki rasa asam dan pedas, seperti uengkoet keumamah dan asam keueng udeng.

Asam Keueng Udeung. Ya. Anda penikmat udang wajib untuk mencoba kuliner satu ini. Cita rasa udang asam pedas khas aceh ini pasti membuat siapa saja yang mencobanya ketagihan. Dalam Bahasa Indonesia, kata asam keueng berarti sayur asam pedas. Tapi, masakan asam keueng lain daripada masakan asam pedas. Masakan asam pedas itu kemerah-merahan. Sedangkan masakan asam keueng berwarna kuning. Masakan ini hanya terdapat di Aceh dan penyajiannya pun berbeda.

Nah kali ini Kemang Organic Market yang digelar di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan pada tanggal 11-13 September 2015 mengadakan demo memasak Udang Asam Pedas atau biasa orang Aceh menamakannya Asam Keueng Udeung.

Asam Keueng Udeung

Bahan:

400 gram udang jerbung ukuran sedang, dibuang kepala

1/2 sendok teh garam

1/2 sendok teh air jeruk nipis

2 buah cabai hijau besar, diiris bulat

2 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya, disobek-sobek

Daun kari secukupnya

400 ml air (secukupnya)

 

Bumbu Halus:

3 buah cabai rawit merah

2 buah cabai merah besar

2 siung bawang putih

4 buah asam sunti

1 cm kunyit, dibakar

2 1/2 sendok teh garam

 

Cara Memasak:

Kupas udang, sisakan ekor dan belah punggungnya

Campur udang dengan bumbu halus, tambahkan air, masak hingga udang berubah warna

Masukkan cabai hijau, daun jeruk dan daun kari, aduk rata

Tambahkan air, masak hingga udang matang dan bumbu meresap.