Penyakit kencing manis atau diabetes mellitus sudah amat populer. Penyakit ini menjadi momok karena efek yang ditimbulkannya bisa beragam. Penyakit ini timbul dalam keadaan dimana badan tidak bisa mengatur kandungan gula dalam darah, hingga glukosa atau gula yang umumnya diangkut menuju beberapa sel badan juga sebagai sumber daya, malah tercecer dalam aliran darah, bahkan juga turut terbuang di air seni.

Penyusunan gula darah oleh badan dikerjakan dengan pertolongan hormon insulin yang datang dari pankreas. Kekurangan Insulin yang menyebabkan kencing manis. Lalu, bagaimana kita mengenali tyanda-tanda diabetes?

Pada diabetes (kencing manis) jenis 2, kontrol gula darah bisa dikerjakan lewat pergantian pola hidup serta pola makan. Menurut beragam riset, pergantian itu dapat dibuktikan efisien menghimpit resiko diabetes. Oleh karenanya, sangatlah utama untuk Anda untuk mengerti apabila diabetes telah ada pada diri Anda. Seputar 8. 6% masyarakat Indonesia menurut WHO menderita diabetes, sayangnya banyak yg tidak sadar sampai kasusnya jadi kritis.

Seorang dinyatakan menanggung penyakit diabetes (kencing manis) jika kandungan gula darahnya diatas 126 mg/dl (puasa) atau 200 mg/dl (tak puasa). Tetapi, umumnya tanda-tanda diabetes baru tampak apabila gula darah telah diatas 270 mg/dl. Janganlah memercayakan tanda-tanda untuk tahu hadirnya diabetes. Hanya satu langkah yang akurat untuk tahu yaitu dengan tes darah serta urin.

Tanda-tanda atau sinyal tanda diabetes ((kencing manis) yang umum berlangsung yaitu; Dehidrasi, Rasa haus terus-menerus, Penambahan frekwensi kencing, Kelelahan, Penurunan berat tubuh, Masalah penglihatan, dan Pengobatan luka yang lama.

Pengukuran konsentrasi gula darah dikerjakan dengan dua cara yakni berdasar pada berat (mg/dl) serta jumlah molekul (mol/ml). Konversi dari mg/dl ke mol/ml yaitu dengan membagi 18. Umpamanya, 200 mg/dl sama juga dengan 11. 1 mol/ml.