Mengalami rasa sakit setelah mengejan? Anda mungkin mempunyai suatu luka pada anal.

Rasa nyeri ketika atau setelah mengejan dapat diakibatkan oleh beberapa alasan. Anda mungkin mengalami suatu abses anorektal, wasir atau luka anal. Abses anorektal adalah sekumpulan nanah dalam daerah anus atau rectum. Orang dengan abses anorektal mengeluh bengkak, rasa sakit dan nyeri di sekitar daerah abses, dan rasa nyeri ini dapat terjadi sepanjang hari dengan ketidakmampuan untuk duduk secara nyaman. Beberapa orang mungkin mengeluh atas keluarnya noda pada pakaian dalam mereka ketika abses pecah. Sebaliknya, wasir tidak menghasilkan noda, tetapi suatu keluhan yang umum dari mereka dengan wasir adalah darah segar yang keluar ketika buang air besar dan suatu benjolan atau beberapa benjolan yang terjadi pada anus. Pada artikel ini, kami akan berkonsentrasi pada luka anal, yang sesungguhnya, suatu luka dalam anus.

Rekahan anal terjadi pada orang dari kedua jenis kelamin dan semua usia. Mereka ditandai dengan rasa sakit ketika mengejan yang mungkin berlangsung setengah sampai satu jam. Juga mungkin ada noda darah yang ditemukan pada kertas toilet setelah buang air besar.

Penyebab yang paling umum dari rekahan anal adalah suatu peristiwa konstipasi. Tertimbun tinja yang keras dan ketika terjadi pengejanan, terjadi luka pada anus, menghasilkan suatu sobekan. Pada beberapa kasus, rekahan anal juga dapat disebabkan oleh diare parah. Pada penderita rekahan anal kronis, suatu polip kecil dapat timbul pada anus, diketahui sebagai suatu papilla anal hipertropik, yang sering disalah artikan sebagai wasir.

Ketika timbul rekahan anal, otot internal dalam saluran anal yang diketahui sebagai sphincter anal internal mengencang dan berubah menjadi kejang. –Hal ini membuat bahkan sulit untuk buang air besar ketika mengejan yang berikutnya. Ketika anus dipaksa dibuka, menghasilkan robekan yang lebih jauh. –Selanjutnya sphincter anal internal mengencang dan berubah menjadi kejang lagi, dan siklus yang ganas ini berlanjut.

Dokter anda akan dapat memperkirakan jika ada rekahan anal ketika pemeriksaan klinis. Biasanya, pasien dengan rekahan anal tidak akan dapat mentoleransi pemeriksaan anus karena rasa sakit yang parah. Terkadang, dokter akan dapat melihat robekan melalui pemeriksaan ringan. –Robekan terjadi dengan dicirikan pada bagian anus yang terdekat dengan tulang ekor. Akan tetapi, jika pasien mengeluh pendarahan juga, akan direkomendasikan kolonoskopi untuk membersihkan kemungkinan lain dalam kolon yang mungkin lebih serius, khususnya jika pasien diatas 50 tahun atau mempunyai riwayat keluarga dari kanker usus. –Hal ini karena kanker usus sedang berkembang dan adalah kanker yang paling umum di Singapura. Konoskopi melibatkan pemasukan kamera fiber optik, kecil ke dalam anus untuk memvisualisasikan bagian dalam kolon.

Tujuan utama dari metode perawatan untuk sobekan anal adalah untuk menghentikan siklus ganas dari kejang otot sphincter anal dan sobekan yang lebih parah.

Ada beberapa pilihan perawatan sobekan anal. –Pendekatan yang paling konservatif melibatkan pelunakan tinja menggunakan suatu pelunak tinja yang diketahui sebagai laktulosa. Pasien juga disarankan untuk menghindari konsumsi fiber yang berlebihan yang tidak dicerna dengan mudah dalam tahap awal dari perawatan dan meningkatkan konsumsi cairan untuk menghindari terbentuknya tinja yang keras. –Ini akan membuat sobekan menjadi sembuh.

Kedua, pengobatan dapat diterapkan pada anus untuk melemaskan sphincter anal. Oleh karena itu, kejang dan kekakuan dapat diredakan dan sehingga siklus yang ganas dapat dipatahkan. –Hal ini dapat disertai dengan penggunaan pelunak tinja juga. Bagi para pasien dengan sobekan anal kronis, akan disarankan lebih banyak pilihan operasi permanen. Diketahui sebagai lateral anal sphincterectomy (LAS), pasien akan ditempatka dibawah anestesi umum dalam waktu yang singkat dan akan dibuat potongan kecil 2mm pada anus untuk memotong bagian terendah sphincter internal dan meredakan kejang.

Dalam beberapa tahun terakhir, injeksi Botulinum Toxin (Botox) telah menjadi pilihan perawatan yang lebih popular diantara para pasien. –Pasien akan berada dibawah bius yang termonitor dan botox akan diinjeksikan ke sphincter anal untuk melemaskan otot. Sphincter akan meredakan kejang lebih dari enam sampai sembilan bulan untuk membuat sobekan sembuh sepenuhnya.

Sobekan anal dapat dicegah dengan diet yang seimbang, konsumsi fiber dan cairan yang cukup.

 

 

Dr Ng Kheng Hong

Konsultan Usus dan Ahli Bedah Umum

MBBS (Singapura), MMed(Bedah),

FRCS(Edinburgh), FAMS(Bedah Umum)

Dr Ng Kheng Hong adalah ahli bedah usus dan umum yang mempunyai minat yang sangat besar dalam operasi dengan bantuan robot dan mengusahakan penggunaan robot dalam berbagai ilmu bedah. Beliau juga rajin bereksplorasi tentang penggunaan Operasi Laparoskopi Sayatan Tunggal dalam berbagai prosedur pembedahan umum, seperti operasi usus buntu, kolesistektomi, perbaikan hernia dan operasi kanker usus. Beliau adalah pelopor dalam penggunaan teknik ini pada operasi usus. Sampai saat ini, Dr Ng telah menerbitkan lebih dari 30 makalah ilmiah dalam jurnal kedokteran peer-reviewed.

www.khngsurgery.com.sg

KH NG Surgery

Gleneagles Medical Centre,

6 Napier Road, Suite #10-03,

Singapore 258499

(65) 6475 5512

 

Mount Elizabeth Novena Specialist Centre,

38 Irrawaddy Road, Suite #07-49,

Singapore 329563

(65) 6570 2261

enquiries@khngsurgery.com.sg