Mengatasi Alergi si KecilJutaan anak menderita alergi dan jumlah yang terjangkit terus meningkat. Jumlah alergi pada anak-anak berlipat ganda selama dekade terakhir. Dalam keluarga yang rentan terhadap alergi, adalah penting untuk mengambil tindakan pencegahan untuk menghentikan alergi berkembang.

Dalam pencegahan terbentuknya alergi pada anak-anak, ASI eksklusif selama enam bulan pertama sangat direkomendasikan. Makanan padat harus dikenalkan secara perlahan setelah periode ini, dengan mengenalkan satu jenis makanan pada waktunya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang dikenalkan makanan sebelum berusia enam bulan cenderung mengidap asma kelak dalam masa kanak-kanak.

Penelitian oleh David Fleisher, MD, ahli alergi anak di Natural Jewish Health Centre di Denver, melaporkan bahwa memperkenalkan makanan yang cenderung mengakibatkan alergi seperti telur, kacang, dan susu, pada usia dini akan membantu mencegah alergi tersebut untuk terjadi. Telah dibuktikan bahwa memperkenalkna telur setelah enam bulan pertama atau menyusui mampu mengurangi alergi terhadap telur. Anak-anak yang diberi makan telur setelah berumur sepuluh bulan cenderung mengidap alergi telur.

Penelitian lain menunjukkan bahwa anak-anak yang tidak diberi selai kacang sepuluh kali lebih cenderung mengidap alergi terhadap kacang dibandingkan dengan mereka yang diberi makan selai kacang saat bayi.

Makanan harus dikenalkan secara perlahan dan hanya setelah anak berusia enam bulan. Mulai dengan sereal dan sayuran, hanya dengan satu jenis makanan yang diperkenalkan pada satu waktu. Ketika sistem anak telah menunjukkan bahwa ia dapat mentoleransi makanan ini, mulailah dengan memperkenalkan makanan lain. Teori bahwa jika anak-anak tidak diperkenalkan pada makanan beralergi, tubuh mengenali mereka sebagai penyerang dan terjadi alergi.

Hindari merokok di sekitar anak-anak untuk mencegah terbentuknya asma. Ada hubungan langsung pada asma dan penyakit pernapasan lainnya dengan merokok. Jangan merokok di rumah atau kendaraan ketika ada anak-anak.

Mencegah alergi lingkungan seperti tungau debu dapat diobati dengan mengurangi hubungan dengan substansi ini sejak semula. Jaga kelembaban dalam ruang kurang dari 50% dan gunakan sarung beritsleting bagi kasur dan bantal yang tidak dapat ditembus allergen. Penelitian baru-baru ini yang berkaitan dengan alergi pada hewan menunjukkan bahwa pemaparan terhadap kucing dan anjing pada anak-anak pada usia muda membantu mencegah alergi terhadap hewan-hewan ini kelak dalam kehidupan. Menurut American Academy of Allergy Asthma and Immunity (Akademi Alergi Asma dan Imunitas Amerika), anak-anak yang dibesarkan di pertanian mengidap lebih sedikit alergi dan asma.