Tren konsumsi produk organik yang kian tinggi mengundang banyak orang untuk mencobanya. Namun, konsumen tampaknya perlu hati-hati. Banyak konsumen yang akhirnya tertipu dengan kemasan bertuliskan alamiah atau organik. Saat ini banyak beredar produk yang bertuliskan “organik” atau “alamiah”. Namun klaim itu jangan serta merta membuat Anda percaya jika produk pertanian itu 100 % organik.

Produk Organik copy

Banyak pengusaha yang dengan sengaja membuat label tersebut untuk menciptakan persepsi jika produknya lebih baik sehingga wajar jika konsumen membayar lebih mahal. Selain itu banyak petani atau pengusaha yang beranggapan jika dengan tidak menggunakan pupuk anorganik dan pestisida maka dipastikan produknya organik.

Menghasilkan produk pertanian organik tentu tidak sesederhana itu. Petani tidak hanya memastikan bahwa ia tidak menggunakan bahan kimiawi untuk pupuk atau pestisida. Namun memastikan kebunnya tidak terkontaminasi bahan-bahan kimiawi yang terbawa melalui air atau udara.

Sehingga untuk mendapatkan label organik kadang pemilik kebun terpaksa harus mengolah air dari sungai agar terbebas dari bahan kimiawi. Termasuk memiliki pembatas atau jarak dari kebun konvesional sehingga bebas dari terpaan bahan-bahan pestisida yang terbawa bersama udara. Hal ini yang paling sulit untuk mewujudkan standar organik ketika sebuah kebun berada dekat dengan kebun konvesional.

Sebuah produk yang terbukti organik adalah yang telah mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Produk. Lalu pada kemasannya akan terdapat label seperti gambar di atas. Adapun sertikasi ini tidak berlaku sepanjang masa, namun hanya 3 tahun.

Jadi jika Anda ingin membeli produk organik yang “asli”, pastikan terdapat label organik pada kemasannya. Untuk konsumsi produk secara berkala, baiknya Anda mengenali petani dan perusahaan yang menghasilkannya. Kunjungi websitenya, pastikan nama LSPRO yang mengeluarkan sertifikasi dan kapan. Dengan demikian Anda bisa mendapatkan produk organik benar-benar organik yang menyehatkan. Dan bukan membayar mahal untuk produk biasa.