Healthy HeartSibuk, sibuk dan sibuk. Inilah ucapan yang kerap dikemukakan para perempuan ketika diajak olahraga. Padahal, sesibuk apapun kita, bukan jadi alasan untuk melupakan olahraga. Konsekuensinya jelas: malas olahraga bikin badan melar. Tanpa disadari, di dalam badan yang melar itu, tertumpuklah berbagai macam penyakit.

Padahal, olahraga teratur punya peran yang sangat besar dalam memperbaiki kualitas kesehatan. Olahraga membuat denyut jantung jadi seperti sebuah pompa yang lebih efisien saat bekerja. Jantung tidak perlu bekerja sekeras bila kurang berolahraga. Olahraga juga memperkuat otot jantung, memperbaiki sirkulasi di seluruh saluran darah dan menormalkan tekanan darah.

Apa olahraga yang bisa dilakukan perempuan agar terhindar penyakit jantung dan tentunya tetap sehat? Ini paparan lima olahraga menuju jantung sehat.

Jalan Cepat
Olahraga yang satu ini masuk dalam kategori olahraga aerobik. Tergolong olahraga mudah dan murah, bisa dilakukan di mana saja, kapan saja. Jalan cepat dilakukan dengan intensitas sedang dan jangka waktu yang tidak terlalu panjang. Manfaatnya, jantung terpompa lebih cepat dan membuatnya lebih kuat dan lancarkan sirkulasi darah dalam tubuh.

Senam Jantung Sehat
Gerakan senam ini dibuat khusus untuk mendukung performa jantung. Gerakannya akan memacu jantung untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya supaya kebutuhan oksigen tubuh terpenuhi. Senam ini dilakukan selama 30 menit saat udara masih segar, akan sangat baik bagi kesehatan jantung.

Olahraga Aerobik
Aerobik artinya olahraga yang menghasilkan banyak oksigen. Gerakannya dilakukan secara terus menerus yang membuat kaki dan tangan bergerak. Olahraga ini terbagi jadi dua: low impact dan high impact. Low impact berarti gerakannya cenderung santai dan meningkatkan denyut jantung secara perlahan-lahan. High impact gerakannya bisa meningkatkan denyut jantung secar cepat. Manfaat yang didapat dari olahraga aerobik adalah mengurangi risiko stroke, stres juga risiko penyakit jantung. Latihan aerobik dapat menurunkan peradangan yang menjadi penyebab terbanyak penyakit jantung. Olahraga ini cukup dilakukan selama 20 hingga 30 menit per hari, minimal 3 hingga 4 kali seminggu.

Menari
Bukan hanya memberi manfaat hiburan, tapi juga manfaat sehat, sama seperti berolahraga. Menari dapat membakar kalori dalam waktu singkat dan membuat tubuh terbentuk dengan indah dan selalu segar. Gerakan pada tarian dansa yang konstan juga melatih kardio dan kekuatan dalam menjaga keseimbangan sehingga baik untuk kesehatan jantung.

Bersepeda
Beberapa penelitian menunjukkan keuntungan dari aktivitas sederhana ini, salah satunya untuk jantung. Olahraga bersepeda erat hubungannya dengan peningkatan kebugaran kardiovaskular atau kesehatan pembuluh darah dan jantung, serta penurunan risiko penyakit jantung koroner. Agar hasil olahraga terasa maksimal untuk kesehatan Anda, pastikan gerakan-gerakan tersebut dilakukan secara terukur, terarah dan terawasi. (Referensi: Yayasan Jantung Indonesia)