junk food 2Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Jurnal Psikologi Konsumen (Journal of Consumer Psychology), rasa kenyang melalui simulasi indera: Mengevaluasi makanan dapat mengurangi kenikmatan akan makanan yang sama, ini mengindikasikan jika menyempatkan diri untuk mengambil gambar/foto makanan yang akan disantap akan mengurangi kepuasan menyantap makanan tersebut.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti menyatakan, “Kami memperagakan dalam dua penelitian bahwa seseorang lebihmerasa kenyang terhadap suatu makanan setelah menilai atau memilih makanan yang sama dalam gambar. Evaluasi yang berulang-ulang terhadap makanan nampaknya mempunyai suatu efek yang serupa dengan makan yang sesungguhnya mengurangi kenikmatan makanan yang memberikan karakteristik rasa yang serupa (contoh: rasa kenyang secara inderawi).”

Untuk membuat hipotesa atas hasil tes ini, para peneliti kembali melakukan tes pada satu kelompok mahasiswa yang berpartisipasi dalam dua eksperimen yang berurutan – yang satu menilai bagaimana lezatnya berbagai gambar makanan yang terlihat, dan eksperimen lain seberapa nikmatnya kacang setelah memakannya. Para mahasiswa diberitahu kalau kedua eksperimen tersebut berlainan.

Hasil menunjukkan bahwa ketika para mahasiswa mengamati gambar makanan yang memiliki rasa asin, maka setelah itu mengkonsumsi kacang akan terasa kurang nikmat.

Sebaliknya, gambar makanan-makanan manis tidak mempunyai efek yang serupa. Para peneliti menyimpulkan bahwa membayangkan makanan menyebabkan rasa kenyang hanya saat membayangkan makanan yang serupa.

Penelitian kemudian diulang pada kelompok mahasiswa lain, hanya saja kali ini selain menilai gambar, mahasiswa juga diminta untuk menilai tingkat kecerahan gambar atau memilih jenis makanan yang lebih disukai di antara dua macam makanan. Hasilnya, pada kasus ini, menunjukkan bahwa para mahasiswa yang berfokus pada kecerahan gambar, pada tahap kedua penelitian lebih dapat merasakan kelezatan kacang dibandingkan mereka yang memikirkan tentang kelezatan dari gambar makanan yang
ditunjukkan.

Para peneliti menyimpulkan, “Penemuan ini membuktikan peran kuat stimulasi indrawi sebagai mekanisme penting yang mendasari rasa kenyang, dan memberikan bukti tingkah laku bahwa evaluasi sederhana dapat menghasilkan rasa kenyang indrawi tertentu.” Ini artinya Anda akan lebih dapat menikmati hidangan yang disajikan jika Anda tidak terus-menerus memfoto hidangan tersebut atau mengambil gambar makanan untuk akun Instagram Anda.

Tetapi jika Anda tidak dapat menahannya, cobalah berfokus pada komposisi, kecerahan, kekontrasan gambar atau faktor lainnya daripada memikirkan rasa makanan saat meng-klik kamera atau smartphone Anda.