Tak banyak yang menyadari, Keputihan juga dapat terjadi pada anak-anak. Keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan organ kewanitaan yang biasa dialami oleh wanita yang memang sudah dewasa atau sudah mengalami masa pubertas. Mungkinkah hal tersebut bisa terjadi? Jawabannya adalah mungkin. Ya, tidak menutup kemungkinan bahwa keputihan akan terjadi pada wanita yang masih belum menginjak usia puber.

Keputihan

Hal tersebut bisa disebabkan karena beberapa faktor. Simak ulasannya berikut ini:

Faktor Internal

Yang menjadi penyebab pertama ialah karena faktor internal. Faktor internal ini merupakan faktor dari organ kewanitaan si anak itu sendiri seperti organ kewanitaan yang masih belum mengembang, dan belum tumbuhnya rambut yang membuat organ kewanitaan si anak tidak terlindungi dengan maksimal dan akan mudah terserang bakteri. Selain itu juga bisa disebabkan oleh hormon yang terlalu banyak.

Faktor Eksternal

Faktor eksternal ini merupakan faktor yang timbul dari luar organ reproduksi anak itu sendiri misalnya karena pengaruh bakteri maupun jamur yang menyerang organ reproduksi sehingga mengganggu fungsi kerjanya termasuk menyebabkan keputihan.

Kurang Bersih

Pada anak-anak memang belum cukup bisa menjaga kebersihan badannya sendiri. Oleh karenanya hampir dari 70 persen kasus keputihan pada anak disebabkan karena kurang bersihnya organ reproduksinya. Ditambah dengan selalu lembabnya organ reproduksi membuat bakteri maupun jamur mudah untuk menyerang si anak sehingga mengakibatkan keputihan.

Penggunaan Pantyliner

Pada orang dewasa yang mengalami keputihan biasa menggunakan pantyliner. Namun pada anak-anak sangat tidak dianjurkan. Untuk pencegahan dan penanggulangannya hanya cukup dengan menjaga kebersihan organ reproduksinya agar terhindar dari berbagai macam masalah organ reproduksi seperti keputihan.