women with bra and doctor sSebuah fakta mengejutkan di mana kasus kanker payudara seperti di Indonesia, Singapura, dan negara berkembang lainnya sedang mengalami peningkatan pesat. Contoh kasus di Singapura, sekitar 1.600 wanita menderita kanker setiap tahunnya, dan angka ini sekarang tercatat sebagai peningkatan paling tinggi.

Jika dulu, fungsi utama payudara sebagai “pemberi nutrsisi” untuk bayi, namun seiring perkembangan jaman, persepsi ini telah berubah secara global. Payudara kini menjadi sebuah asset pribadi yang menambah kecantikan seorang wanita. Hal inilah yang menyebabkan ketika terjadi sesuatu pada payudara akibat penyakit atau kanker dapat memberikan dampak mengerikan bahkan traumatis pada wanita yang menderitanya. Sebagian wanita mungkin akan mengalami cacat permanen sedangkan lainnya bisa menjadikan hal ini sebagai alasan untuk bunuh diri.

Solusi yang menenangkan sekarang adalah ada banyaknya prosedur bedah restoratif (pemulihan) yang bisa membantu meninimalisir kehilangan anggota tubuh.

 

Terdapat Berbagai Pilihan

Seiring berkembangnya jaman, dunia medis pun mengalami kemajuan. Salah satunya dengan kemajuan bedah restorasi (operasi pemulihan) yang bisa menjadi bahan pertimbangan pasien kanker payudara.

Penggantian Prostetik Alami

Prosedur ini pilihan terbaik bagi pasien yang memiliki kanker tahap awal. Dalam prosedur ini akan dilakukan lumpektomi untuk menghilangkan tumor dengan baik. Sebuah protesis (bagian badan buatan) yang ukurannya sesuai akan membantu memperbaiki cacat atau kerusakan yang tersisa.

Terkadang ketika terdapat sayatan yang lebih besar, hal ini berguna untuk memiliki ekspansi jaringan sebelum penempatan akhir payudara buatan. Protesis terbaru yang ada merupakan gel protesis kohesif  anatomis yang tidak bocor dan akan mempertahankan bentuknya.

Metode lainnya adalah protesis yang dikombinasikan dengan sebuah flap otot dan kulit yang berikan pelapisan lebih baik dan alami. Hal ini penting bagi mereka yang mengalami puting dan kulit sekitarnya diangkat akibat penyebaran kanker dan pengangkatan kelenjar getah bening.

Flap Latissimus dorsi merupakan flap yang paling sering digunakan. Kekurangannya adalah bekas luka di bagian belakang sedikit lemah dan konturnya sedikit berbekas pada area di mana flap itu diambil.

Jaringan Perut 

Bagi mereka yang ingin rekonstruksi menggunakan jaringan dari tubuh sendiri, maka dapat menggunakan otot –otot dengan kulit dan jaringan lunak dari perut. Jaringan ini bisa “menyempurnakan” kembali bagian payudara sekaligus membuatnya “penuh”.

Proses ini disebut flap TRAM dan baik bagi mereka yang mengalami kelebihan jaringandan kulit perut. Selain membantu menyempurnakan bentuk payudara, prosedur ini bisa membuat dinding perut mengencang. Namun mungkin akan terjadi resiko hernia abdomen. Namun hernia ini dapat diminimalisir dengan menggunakan cangkok jaringan nilon untuk mengencangkan dinding abdomen perut.Sebagai catatan, mereka yang rentan terhadap luka memiliki resiko terkena hernia.

Penggunaan flap bebas dari area bokong atau perut – ini melibatkan prosedur bedah mikro kompleks yang berlangsung selama berjamjam. Resiko terbesarnya adalah kegagalan flap dengan hilangnya seluruh jaringan yang digunakan.

Rekonstruksi Puting Areolar Kompleks

Prosedur ini dapat dilakukan lebih baik setelah rekonstruksi payudara selesai dilakukan, sehingga posisi puting bisa ditempatkan dengan baik dan disejajarkan. Cangkok lemak Autologous bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas kulit yang teradiasi karena kanker tahap lanjut atau ketika kanker telah menyebar ke wilayah kelenjar getah bening pada ketiak.

Kesimpulan

Kehilangan salah satu bagian tubuh memang bisa menimbulkan trauma, terlebih bagi seorang wanita dengan kanker payudara. Namun kini dengan semakin banyaknya prosedur bedah restorasi yang bisa membantu meminimalisir hilangnya bagian tubuh, akan menjadi solusi yang menenangkan. Satu hal yang perlu ditekankan, bahwa tidak peduli seberapa sempurnanya alternatif pembedahan, hasil bedah tidak akan dapat sesuai dengan apa yang telah Tuhan Ciptakan pada wanita.

 

DR YEAPDr Yeap Choong Lieng
Dokter Bedah Plastik
Dr Yeap Choong Lieng adalah seorang lulusan Medical College dari University of Singapore. Beliau merupakan Dokter Bedah Plastik dan Kepala Deputi dari Departemen Bedah Plastik di Singapore General Hospital, sampai beliau mengundurkan diri untuk memulai praktek pribadinya di Mount Elizabeth Medical Centre/Hospital. Dr Yeap secara aktif mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang Bedah Estetika dan melakukan perjalanan mengajar tahunan ke negara-negara kurang berkembang untuk mengedukasi para dokter bedah tentang bedah rekonstruksi.
www.dryeapplasticsurgery.sg