Bagaimana sebuah kunjungan ke spesialis dapat menyelamatkan hidup anda?

Umumnya orang-orang lebih mengenal bahaya tekanan darah tinggi dan diabetes, tidak banyak yang pernah mendengar mengenai kanker mulut dan efeknya yang sangat mengerikan. 640.000 kasus terdiagnosa setiap tahunnya diseluruh dunia, dan hanya 50% dari pasien tersebut yang masih hidup lima tahun setelah itu. Statistik mengerikan ini kerap diakibatkan fakta bahwa penyakit ini biasanya terdeteksi pada tahap lanjut. Kemungkinan pasien bertahan hidup selama 5 tahun pada tahap awal kanker mulut cukup menjanjikan, yaitu sekitar 80 hingga 90%. Namun angka ini akan memburuk seiring dengan semakin lanjutnya tahap kanker mulut, yaitu hingga 20 sampai 30%. Sayangnya, kanker mulut tahap awal dapat muncul sebagai sebuah bintik kecil berwarna merah atau putih didalam mulut yang pasien mungkin sadari ataupun tidak.

Memburuknya kanker mulut stadium awal menjadi stadium lanjut dapat terjadi dalam waktu dua atau tiga bulan seiring dengan diserangnya jaringan mulut oleh sel kanker yang dapat menjadi benjolan ataupun pembengkakan pada leher.

Kebiasaan merokok berat dan meminum alkohol adalah faktor resiko utama di Barat, walaupun dibagian dunia ini kebiasaan menguyah kacang betel yang mengandung nikotin juga merupakan penyebab mayoritas pada kanker mulut (cth. Di Taiwan dan India). Publisitas terbaru telah diberikan mengenai meningkatnya kasus kanker mulut pada kaum muda. Angka ini telah meningkat dua hingga tiga kali di Eropa Barat dan Amerika. Ada asosiasi yang ditarik dari HPV yang menyebabkan kanker serviks yang juga ditemukan dalam jumlah banyak pada kanker oropharingeal. Ini dapat dikaitkan secara tidak langsung pada seks oral dan beberapa penelitian menunjukan meningkatnya kemungkinan kanker mulut yang berkaitan dengan jumlah partner oral seks yang dimiliki seseorang.

Ada banyak metode skrining mulut, salah satunya adalah Velscope yang digunakan pada kampanye kanker mulut di Singapura. Velscope menggunakan sebuah saringan khusus untuk mendeteksi alterasi pada jaringan ludah didalam mulut, dan telah dilaporkan sebagai cara yang berguna dalam pendeteksian perubahan awal yang berkaitan dengan kanker. Walaupun merupakan kota moderen dengan akses mudah ke klinik mulut untuk melakukan pemeriksaan, pasien masih saja muncul dengan kanker mulut tahap lanjut. Hal ini terutama diakibatkan oleh ketidaktahuan mengenai penyakit ini, dan sebuah penelitian di India telah membuktikan bahwa pendeteksian awal kanker mulut dapat meningkatkan harapan hidup. Dengan beberapa perubahan pada penelitian tersebut, kami telah menciptakan sistem pengujian mulut yang dapat dilakukan sendiri, sehingga masing-masing pasien dapat melakukan pengujian pada mulutnya cukup sering dan hanya perlu mencari dokter ketika ada kecurigaan bahwa ada sesuatu yang tidak benar. Metode ini terdiri dari sepuluh langkah cepat yang dapat dilakukan oleh pasien setiap hari untuk melihat kedalam mulut dengan teliti sehingga kanker mulut dapat terdeteksi dari awal dan berfungsi sama seperti pendeteksian dini kanker payudara pada wanita yang dapat dilakukan sendiri. (kunjungi website kami untuk detilnya –www.orofacialsurgery.com.sg)

Kondisi lain, walaupun tidak mematikan tapi sering ditemukan pada kaum muda, adalah gigi geraham belakang. Gigi-gigi ini biasanya muncul pada mulut pada umur 18-21 tahun, dan karena merupakan yang terakhir muncul, kerap kali mereka tidak mendapatkan tempat yang cukup sehingga mereka tumbuh dengan posisi abnormal. Gigi-gigi ini ‘berbaring’ atau tumbuh pada sudut yang menyebabkan masalah tertimbunnya makanan, dan akhirnya karies.

Gusi yang menampung gigi yang terkubur sebagian ini dapat menjadi terinfeksi, dan menyebabkan kondisi menyakitkan yang disebut perikoronitis. Ini adalah saat dimana sebagian besar pasien menemui dokter mereka. Seringkali hal ini terjadi sebelum ujian atau perjalanan keluar. Akan jauh lebih baik jika gigi geraham terdeteksi dini dan dibuang untuk mencegah komplikasi seperti kebusukan, perikoronitis, perubahan sistik yang dapat melemahkan rahang dan keretakan rahang setelah benturan. Pembuangan dapat dilakukan dengan pencabutan biasa atau dengan pembedahan.

Sebagian besar gigi geraham belakang dapat dicabut melalui bedah dalam waktu sepuluh menit oleh dokter ahli bedah mulut dan maxilofasial berpengalaman. Biasanya akan ada ketakutan pada pasien pada saat akan menjalani pembedahan, terutama yang berkaitan dengan rasa sakit dan pembengkakan, dan sebagian besar komplikasi ini dapat di kendalikan dengan baik melalui analgesi, anastetik lokal khusus serta protokol-protokol anti pembengkakan.

Untuk pasien yang takut dan khawatir, penggunaan sedasi intravena dapat menghilangkan masalah ini. ‘Cerita horor’ mengenai seorang dokter gigi memerlukan waktu satu jam atau lebih untuk mencabut gigi geraham belakang biasanya disebabkan oleh penelitian tidak benar atas kesulitan kasus oleh ahli bedah tidak berpengalaman. Kasus-kasus sulit dapat dikendalikan paling baik menggunakan anastesi umum pada klinik kami, CT scan cone beam digunakan untuk membantu perencanaan pembedahan; khususnya pada kasus-kasus dimana saraf gigi halus berada didekat gigi geraham belakang. Komplikasi yang lebih serius seperti kekebasan pada bibir dan lidah dapat terjadi jika ahli bedah tidak berpengalaman dan telah merusak saraf-saraf tersebut. CT scan cone beam adalah teknologi terbaru yang sangat berguna dalam merencanakan pembedahan implan serta perencanaan pembedah jenis lain karena alat ini dapat mempelihatkan secara akurat anatomi yang bermasalah kepada ahli bedah.

Dr.  Victor Fan

Konsultan Mulut & Maksillofasial Senior

MB BCH; BAO (UK), BDS (Singapura), FDSRCS (Inggris), FRCS (Inggris), FRCS (OMFS), FAMS

Dr. Victor Fan adalah satu dari dua ahli bedah mulut dan maksillofasial yang terkualifikasi secara medis di Singapura. Beliau berpraktek di Gleneagles Medical Centre yang melayani pembedahan implan gigi, pembedahan gigi, dan pembedahan maksillofasial besar yang didalamnya termasuk pembedahan dan rekonstruksi kanker mulut, estetika wajah dan bedah orthognathic. www.orofacialsurgery.com.sg