Tak hanya di sektor makanan, perkembangan produk organik juga merambah ke dunia kecantikan dalam bentuk kosmetik. Saat ini, makin banyak kaum hawa yang sadar untuk tidak menggantungkan diri pada make up dan perawatan wajah dengan bahan kimia.Pasalnya, jika wajah terkena bahan kimia dalam waktu lama, bisa menimbulkan kerusakan jangka panjang yang berbahaya bagi kesehatan, karena memicu ketidakseimbangan hormon.

Jika organic foods sudah digandrungi sejak tahun ’90-an, kosmetik berbahan organik muncul  sekitar tahun 2000, dan mulai meningkat hingga kini. Popularitasnya kian naik. Bukan hanya telah banyak yang sadar pentingnya menjaga planet ini, tetapi juga setelah beberapa selebritas seperti Alicia Keys dan Denise Van Outen beralih ke kosmetika organik, dan sering merawat tubuhnya di Calmia, sebuah tempat spa organik di London.

Menurut Alicia, kesadarannya memilih produk organik tak semata karena produk tersebut bebas zat kimia yang berbahaya bagi tubuh. Produk kosmetika organik yang mulai diterapkan banyak orang di negeri Barat, memunculkan varian baru yang dinamakan green cosmetics.

Produk organik dapat meminimalkan terjadinya iritasi, wajah menjadi sensitif setelah menggunakan produk, atau rona wajah menggelap. Semua produk organik otomatis bebas dari zat pewarna, parfum, serta pengawet yang merupakan zat aktif yang paling banyak menimbulkan alergi. Selain  itu, kasus alergi terhadap bahan alami sangat jarang terjadi.

Kelebihan lainnya adalah kandungan bahan alami cenderung cepat diserap tubuh. Oleh sebab itu, hasil nyata akan lebih cepat terlihat. Nilai lebih lainnya, semua ekstrak tumbuhan pada dasarnya mengandung aneka vitamin dan zat antioksidan 40% lebih banyak dari senyawa kimia. Seperti yang kita tahu, zat antioksidan sangat penting karena berfungsi melindungi tubuh dari radikal bebas, penyebab peradangan kulit dan berisiko menimbulkan kanker.