Aturan diet penderita diabetes salah satunya adalah dengan memilih jenis makanan yang aman, artinya makanan yang tidak menyebabkan kenaikan kadar gula darah secara signifikan. Nasi, yang merupakan makanan pokok orang Asia, termasuk makanan yang cepat menaikkan kadar gula darah sehingga sebagian besar penderita diabetes menghindari nasi untuk menjaga kadar gula tetap terkendali.

Seberapa besar makanan dapat meningkatkan kadar gula darah dinyatakan dengan indeks glikemik. Nasi adalah sumber karbohidrat di mana kandungan glukosa dalam nasi akan diubah menjadi  energi bagi tubuh. Sayangnya nasi adalah salah satu bahan makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi.

Tetapi ada kabar baik untuk penderita diabetes. Ternyata di dunia ini ada banyak jenis nasi dengan kadar indeks glikemik yang bervariasi. Penelitian dari Rice Research Institute and CSIRO’s Food Futures, menyatakan bahwa pada beberapa varietas padi ditemukan indeks glikemik rendah sampai sedang. Beras dengan indeks glikemik rendah (55 atau kurang) dicerna lebih lambat, sehingga tidak menyebabkan kenaikan gula darah setelah makan.

Beras coklat organik adalah salah satu jenis beras dengan indeks glikemik rendah. Dikutip dari dari keepmefit.com, yang merupakan produsen beras organik di Indonesia, mengonsumsi dua atau lebih porsi beras coklat per minggu dikaitkan dengan rendahnya risiko diabetes. Mengganti 50 gram nasi putih (hanya sepertiga dari porsi harian) dengan nasi coklat organik dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 16%. Selain nasi coklat, ada beberapa pilihan pengganti nasi putih misalnya gandum utuh dan barley, yang bahkan dapat menurunkan risiko diabetes sampai 36%.

Dibandingkan beras putih, beras coklat organik lebih unggul karena kaya akan kandungan serat, mineral, vitamin, dan fitokimia, dan tentu saja tidak menghasilkan peningkatan kadar gula darah signifikan setelah makan.

Beras organik diolah dengan cara yang sehat dan melalui semua proses yang diharuskan dalam budidaya tanaman organik. Mulai dari pengolahan lahan dan pemupukan yang bebas bahan kimia, pemilihan bibit bukan hasil rekayasak genetika (GMO) hingga proses panen dan distribusi yang benar. Di pasaran, banyak produk yang diklaim sebagai beras organik. Untuk menjamin kualitas beras organik yang kita beli, pilihlah yang sudah memiliki sertifikat organik.

Dengan pilihan sehat pada beras coklat organik, penderita diabetes tidak harus menghindari makan nasi sama sekali. Karena fakta berbicara, ada beberapa jenis karbohidrat yang dapat dijadikan pilihan untuk pola makan seimbang dan menyehatkan untuk penderita diabetes. Penderita diabetes hanya  harus fokus pada porsinya.

Sampai saat ini Indeks glikemik dapat dijadikan panduan dalam pemilihan jenis nasi yang sehat. Namun tetap harus diingat bahwa setiap penderita diabetes memiliki respon berbeda terhadap makanan. Cara terbaik adalah tetap dengan memeriksa kadar gula darah secara rutin dua jam setelah makan untuk melihat bagaimana efek pilihan makanan dan diet secara keseluruhan.