breastcancerSetiap wanita takut jika membayangkan mereka terkena kanker payudara. Namun deteksi dini dapat menghentikan penyakit ini dari jauh-jauh hari.

Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling umum diidap oleh para wanita di seluruh dunia dan juga di Singapura.

Ada sekitar 1200 kasus baru kanker payudara yang didiagnosa setiap tahun di Singapura dan sekitar 270 wanita di Singapura meninggal setiap tahun akibat penyakit ini.

Tujuan dari pemahaman akan kesehatan payudara adalah untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini di saat perawatan lebih berhasil dan kesempatan untuk mengatasi penyakit tersebut lebih baik. Hal ini dilakukan melalui tiga metode berikut – periksa payudara sendiri (SADARI) setiap bulan, mamografi secara teratur dan pemeriksaan payudara klinis oleh dokter.

 

Periksa payudara sendiri

Banyak benjolan atau perubahan ditemukan oleh wanita saat melakukan pemeriksaan secara teratur. Penting untuk terbiasa merasakan payudara Anda pada saat-saat yang berlainan dalam siklus menstruasi dan mengetahui ketika terjadi perubahan.

Lagipula, SADARI cepat, bebas biaya dan tidak membutuhkan bantuan. SADARI sebaiknya dilakukan sekali sebulan, kira-kira satu minggu setelah masa menstruasi karena di saat inilah payudara Anda lebih lunak karena pengaruh hormon. Wanita usia 20an awal bisa memulai memeriksa payudara mereka sendiri.

 

Gejala-gejala

Yang perlu diperhatikan adalah adanya benjolan pada payudara, rasa sakit di payudara, ketidaksimetrisan payudara, perubahan pada puting susu, lecet pada puting susu, perubahan kulit dan benjolan pada ketiak. Tidak semua benjolan pada payudara bersifat kanker. Delapan dari sepuluh benjolan yang dirasakan seorang wanita bersifat jinak. Hal itu termasuk fibroadenoma pada wanita usia 20an, dan penyakit fibrocystic yang mempengaruhi wanita pada usia 30an dan 40an. Bengkak payudara umum terjadi pada wanita yang sedang menyusui. Tak peduli berapa umur seorang wanita, bengkak yang tidak terasa sakit, keras, tidak wajar dan ada perubahan pada kulit atau puting di atasnya, tidak boleh diabaikan. Rasa sakit pada payudara atau mastalgiamerupakan gejala lumrah yang dialami kebanyakan wanita sekitar satu minggu sebelum periode haid. Hal ini terjadi karena pengaruh hormon pada jaringan payudara, yang mengakibatkan pembengkakan pada payudara. Jenis mastalgia ini cenderung terjadi dalam siklus dan terjadi pada kedua payudara. Akan tetapi, jika mastalgia tetap berlangsung hingga setelah masa haid atau hanya terjadi pada satu payudara, segeralah mencari saran medis. Penyebabmastalgia yang paling umum adalah penyakit fibrocystic dan kondisi jinak ini kerap terjadi pada wanita usia tiga puluhan. Hanya 10 persen dari kanker payudara yang muncul sebagai mastalgia. Gejala lain yang perlu diperhatikan adalah perubahan pada puting.

Selama SADARI bulanan, tekan puting secara lembut untuk melihat apakah terjadi perubahan. Setiap perubahan puting yang mengeluarkan darah, terus menerus terjadi dan hanya pada sebelah puting serta berjadi bersamaan dengan benjolan pada payudara harus segera dilaporkan kepada dokter Anda.

 

Mamografi secara teratur

Mamografi merupakan alat terbaik dalam pemeriksaan kanker payudara karena alat ini meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi kelainan pada payudara bahkan ketika masih sangat kecil. Bahkan, mamogram reguler telah mengurangi 15 persen kematian akibat kanker payudara pada wanita berusia di atas 50 tahun. Perkembangan terkini dalam mamografi termasuk pencitraan digital full field, yang meminimalisir ekspos radiasi pada pasien. Wanita dengan usia antara 40 hingga 49 tahun direkomendasikan untuk menjalani pemindaian mamogram setiap tahun dan untuk wanita berusia 50 tahun ke atas, setiap dua tahun.

Manfaat mamogram lebih kurang dirasakan oleh wanita berusia 40 tahun ke bawah, karena wanita yang lebih muda cenderung memiliki payudara yang lebih padat. Untuk wanita yang lebih muda, yang mendeteksi adanya benjolan lewat SADARI, ultrasound payudara dengan elastografi berguna untuk menentukan apakah benjolan tersebut berbahaya atau tidak. Tidak ada radiasi dalam ultrasound payudara.

 

Pemeriksaan klinis oleh dokter

Pemeriksaan payudara secara teratur oleh dokter penting dilakukan selama pemeriksaan kesehatan fisik rutin.

Pemeriksaan ini direkomendasikan untuk dilakukan setiap tiga tahun untuk wanita di atas usia 20 tahun dan setiap tahun untuk wanita berusia 40 tahun ke atas. Namun, hal ini mungkin perlu dilakukan lebih sering jika ada sejarah kanker payudara yang kuat dalam garis keluarga. Dalam konsultasi, sejarah medis yang detail mengenai siklus menstruasi, kehamilan dan menyusui dicatat, diikuti dengan pemeriksaan payudara dan ketiak yang menyeluruh.

Pada intinya, pemeriksaan payudara sendiri dan pemeriksaan klinis oleh dokter merupakan metode penting dalam deteksi kanker payudara dan sebaiknya disertai dengan mamografi yang teratur. Ketiga metode yang digabungkan tersebut memberikan pemindaian kanker payudara yang lengkap. Ingat, deteksi sejak awal memberikan kesempatan penyembuhan yang terbaik bagi Anda.

 

Dr Georgette Chan SW

Konsultan Payudara dan Ahli Bedah Umum MBBS (Singapura), M.Med (Bedah), MRCS (Edinburgh), FRCSEd (Bedah Umum), FAMS.

Dr Georgette Chan adalah ahli bedah payudara dan umum wanita yang memperoleh gelar pascasarjananya dalam bedah umum dari National University of Singapore dan Royal College of Surgeons of Edinburgh.

www.thebreastsurgerycentre.com