+62 812-1854-1254 info@healthytimes.co.id

Rasa nyeri di tenggorokan atau biasa disebut radang tenggorokan, dirasakan sangat tidak nyaman karena menimbulkan rasa sakit, gatal, atau iritasi. Dampak selanjutnya adalah kesulitan atau kesakitan saat akan menelan makanan dan minuman.

Penyebab radang tenggorokan di antaranya alergi, paparan udara kering (terlalu sering di ruangan ber-AC),  polusi udara, serta penyakit seperti batuk, pilek, flu, atau campak, cacar. Jika pemicunya adalah infeksi, maka  penyebab paling sering adalah infeksi virus. Hanya sebagian kecil radang tenggorokan karena infeksi bakteri. Oleh karena itu, sebagian besar radang tenggorokan tidak membutuhkan antibiotik. Radang yang disebabkan virus umumnya akan sembuh dengan sendirinya.

Pengobatan yang diberikan hanya untuk meringankan rasa nyeri dan tidak nyaman, dan bisa menggunakan bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita. Inilah beberapa cara alami untuk meredakan nyeri tenggorokan:

Akar licorice

Akar akar licorice sudah dikenal dan digunakan sejak lama untuk mengobati sakit tenggorokan. Bahkan sudah diteliti bahwa akar tanaman licorice, sejenis padi-padian, efektif digunakan sebagai obat kumur dilarutkan dengan air. Penelitian yang dilakukan tahun 2009, misalnya, menemukan bahwa larutan akar licorice dapat mengurangi batuk dan nyeri tenggorokan setelah operasi.

Madu

Madu dapat dicampur dengan teh atau dimunim langsung, merupakan ramuan alami untuk sakit tenggorokan. Satu studi menemukan bahwa madu bahkan lebih efektif mengurangi batuk malam hari dibandingkan obat-obatan penekan batuk. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa madu merupakan penyembuh luka yang efektif, yang berarti dapat membantu mempercepat penyembuhan untuk sakit tenggorokan.

Air Garam

Berkumur  dengan larutan air garam adalah pengobatan yang efektif untuk mengurangi nyeri tenggorokan. Menurut penelitian di University of Connecticut, berkumur dengan air garam hangat dapat membantu meredakan nyeri tenggorokan dan mengencerkan dahak. Larutan garam juga ampuh membantu membunuh bakteri di tenggorokan. Cukup larutkan 1/2 sendok teh garam dalam segelas air hangat, dan gunakan untuk berkumur setiap tiga jam atau lebih.

Daun peppermint

Daun peppermint dikenal karena kemampuannya untuk menyegarkan nafas. Namun, semprotan mulut yang mengandung minyak peppermint juga bisa meredakan sakit tenggorokan. Peppermint memiliki rasa mentol, yang membantu mengencerkan lendir dan sakit tenggorokan serta meredakan batuk. Sebuah studi 2008 melaporkan bahwa peppermint mengandung anti-inflamasi, antibakteri, dan antivirus, yang dapat membantu penyembuhan.

Baking soda

Selain larutan garam, berkumur dengan larutan baking soda yang dicampur dengan air garam  juga dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Berkumur dengan baking soda dapat membunuh bakteri dan mencegah pertumbuhan jamur. The National Cancer Institute merekomendasikan berkumur degan larutan 1 cangkir hangat hangat yang sudah ditambahkan 1/4 sendok teh baking soda, dan 1/8 sendok teh garam. Dianjurkan berkumur diulang setiap tiga jam sesuai kebutuhan.

Teh chamomile

Teh chamomile sangat nikmat sebagai teman di sore hari. Bunga chamomile merupakan salah satu herbal tertua yang digunakan sebagai pengobatan, termasuk untuk radang tenggorokan. Chamomile mengandung zat anti-inflamasi dan antioksidan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menghirup uap chamomile dapat membantu meringankan gejala flu, termasuk sakit tenggorokan. Minum teh chamomile juga dapat menawarkan manfaat yang sama, selain dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh dapat melawan apa pun yang menyebabkan radang di tenggorokan.