Lemak yang menumpuk di rongga perut, akan membuat pemiliknya memiliki perut gendut yang tidak sedap dipandang. Lemak di rongga perut dalam istilah kedokteran dikenal sebagai lemak visceral. Lemak visceral juga disebut lemak organ atau lemak intra-abdominal. Kebanyakan orang kesulitan mengurangi timbunan lemak di perut yang juga menjadi penyebab ukuran lingkar pinggang membengkak. Meskipun sudah melakukan diet ketat, dan berhasil mengurangi berat badan secara sigifikan, tetapi tak jarang ukuran perut tetap tidak menyusut sedikitpun.

Mengapa demikian? Jika berbicara tentang membakar lemak perut, maka harus dibedakan dua jenis jaringan lemak di perut, yaitu lemak visceral dan lemak subkutan atau lemak yang berada di bawah lapisan kulit. Jika kita mencubit perut kita, maka yang kita cubit itulah lemak subkutan. Lemak ini mudah dihilangkan, dengan diet atau sedot lemak. Tetapi tidak dengan lemak visceral yang sulit dijangkau karena berada di dekat organ penting di seputar perut kita seperti hati, jantung, usus, dan organ penting lainnya.

Lemak di perut tidak hanya kurang sedap dilihat, tetapi ada fakta penting di balik penumpukan lemak rongga perut yang sering disebut obesitas sentral ini. Obesitas sentral menjadi indikator ancaman kesehatan yang lebih serius di masa depan, di antaranya :

  • Diabetes tipe 2
  • Penyakit jantung koroner dan stroke
  • Sindrom metabolik
  • Beberapa jenis kanker
  • Sleep apnea
  • Osteoartritis
  • Penyakit kantong empedu
  • Penyakit perlemakan hati
  • Komplikasi kehamilan

Lemak di rongga perut sulit dihilangkan, tetapi bukan tidak bisa dihilangkan sama sekali. Jika terlanjur memiliki lemak visceral, maka ada upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk menyingkirkannya. Berikut adalah beberapa langkah menyingkirkan lemak perut:

1. Tambah Intensitas Latihan

Latihan aerobik atau sering disebut latihan kardio (kardiovaskular) adalah jenis olahraga yang paling mudah dan murah yang banyak memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh kita, khususnya kesehatan dan kebugaran jantung. Latihan ini biasanya dilakukan dengan intensitas rendah hingga moderat dalam waktu minimal 45 menit. Beberapa jenis latihan kardio di antaranya lari, jogging, senam, bersepeda dan renang. Selain untuk kesehatan tubuh, latihan kardio juga dapat meningkatkan pembakaran lemak dalam proses penurunan berat badan.

Tetapi untuk membakar lemak perut, latihan kardio ringan tidak cukup. Dibutuhkan latihan dengan intensitas yang tinggi atau sering disebut HIIT (High Intensity Interval Training). Ini adalah sejenis latihan kardio yang menggabungkan latihan dengan intensitas tinggi sekalius intensitas sedang atau rendah, dengan selang waktu tertentu. Contohnya adalah lari sprint kira-kira 20-30 detik, kemudian dilanjutkan latihan ringan seperti berjalan atau lari-lari kecil selama 60-90 detik, tergantung kondisi kebugaran masing-masing. Intinya sprint dan berjalan dilakukan secara bergantian.

Latihan ini dapat dilakukan di luar ruangan, di rumah atau gym. Bila dilakukan di gym dengan alat, cobalah latihan spin sepeda, atau tanpa menggunakan alat dengan panduan pelatih. Ulangi siklus ini empat sampai enam kali, selama tiga hari dalam seminggu, dan Anda akan melihat hasilnya. Lemak perut akan tampak mencair, asalkan diikuti dua tips berikutnya.

  1. Konsumsi Makanan Sehat

Makanan sehat adalah makanan segar dan bukan makanan olahan. Mengonsumsi makanan sehat adalah salah satu cara terbaik dan termudah dalam rangka mencegah penumpukan lemak. Makanan segar ada di sekitar kita, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, daging tanpa lemak dan ikan, kacang-kacangan, dan banyak lagi makanan yang dibudidayakan dengan alami tanpa bahan kimia.

Jika tujuan kita menurunkan lemak, maka mengonsumsi berbagai jenis sayuran sangat diutamakan. Diet sayuran tidak hanya membantu menyingkirkan lemak visceral yang tidak diinginkan tetapi juga memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh agar berfungsi dengan baik. Sayur-sayuran kaya akan vitamin dan serat yang sangat baik untuk membantu menurunkan berat badan. Diet sehat lainnya dalam rangka menurunkan kelebihan lemak di tubuh adalah menghindari gula. Sebagai gantinya pilihlan biji-bijian yang bebas gluten.

  1. Jaga Motivasi dan Praktikkan Gaya Hidup Sehat

Menurunkan berat badan membutuhkan waktu. Jangan berharap lemak di perut akan hilang hanya dengan latihan selama seminggu, apalagi semalam. Jangan berkecil hati jika sudah melakukan latihan intensitas tinggi dan diet sehat namun lemak perut nampak belum berkurang. Menurut American Medical Association, sedikit penurunan berat badan, sebenarnya sudah mengurangi sedikit lemak visceral. Fakta ini dapat dijadikan motivasi untuk terus melakukan program latihan.

Motivasi juga diperlukan untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat dengan menghindari asap rokok, mengurangi alkohol, dan hidup diam tanpa aktivitas fisik. Jangan lupa istirahat cukup dan menghindari stress. Penelitian menunjukkan bahwa stress dapat memicu hormon kortisol yang berperan dalam penumpukan lemak perut.