Memiliki gigi putih dan senyum menawan, adalah dambaan semua orang di dunia. Tetapi tidak selamanya gigi kita berwarna putih bersih. Seiring bertambahnya usia, gigi kita mulai berubah warna menjadi coklat atau kekuningan. Ada beberapa faktor yang membuat gigi kita menjadi kuning atau berubah warna, mulai dari faktor genetika, konsumsi sejenis makanan dan minuman yang membuat noda di gigi, dan seberapa baik kita menjaga kebersihan mulut.

Memutihkan gigi yang telah mengalami perubahan warna dapat dilakukan dengan beberapa prosedur medis yang dapat dilakukan di klinik dokter gigi yaitu bleaching, veneers dan pemasangan mahkota gigi atau crown. Masing-masing prosedur tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Bleaching adalah metode memutihkan gigi yang paling popular dan paling murah dari sisi biaya dibandingkan prosedur lain.

Namun bisakah memutihkan gigi dilakukan di rumah? Prosedur memutihkan gigi  biasanya menggunakan materi pemutih gigi berupa hidrogen peroksida dengan konsentrasi tinggi (dilakukan di klinik gigi atau in office) atau karbamid peroksida untuk pemutihan gigi yang dilakukan rumah namun tetap dalam pengawasan dokter gigi (home bleaching).

 Selain kedua material pemutih gigi tersebut, ada bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita yang dapat kita manfaatkan untuk memutihkan gigi di rumah. Tentu selain aman, biayanya lebih murah dan tidak harus menghabiskan waktu membuat janji dengan dokter gigi.

Berikut ini adalah beberapa cara memutihkan gigi yang dapat dilakukan di rumah secara rutin dengan bahan-bahan alami:

  1. Baking soda dan jus lemon

Baking soda atau natrium bikarbonat adalah senyawa yang bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan noda di permukaan gigi agar gigi kembali berwarna putih. Baking soda memiliki sifat basa (kebalikan dari asam) sehingga dapat menetralkan kondisi rongga mulut yang sangat asam akibat sisa-sisa makanan. Kondisi asam di rongga mulut dapat dengan mudah merusak email (enamel) gigi. Agar lebih efektif dalam memutihkan gigi, baking soda dapat dicampur dengan jus lemon, tetapi sebaiknya tidak dilakukan setiap hari agar efeknya tidak berlebihan.

Caranya cukup mudah, yaitu dengan mencampur beberapa sendok teh baking soda, jus lemon atau air biasa sampai terbentuk pasta. Sebelum dioleskan ke gigi, keringkan gigi dengan tissue. Oleskan pasta baking soda dengan sikat gigi dan diamkan selama 1 menit, lalu bilas. Jangan terlalu lama karena asam dari jus lemon akan dapat merusak enamel. Tetapi jika menggunakan air, dapat didiamkan sampai 3 menit.

  1. Stroberi, garam, dan baking soda

Stroberi kaya akan vitamin C, sehingga dapat membantu memecah plak gigi yang menyebabkan gigi terlihat kuning. Buah ini juga mengandung enzim yang disebut asam malat, yang dapat membantu menghilangkan noda di permukaan. Sedangkan garam bertindak sebagai bagian yang bersifat abrasif dari pasta, dan baking soda akan memperkuat efek pemutihan gigi.

Hancurkan buah stroberi sampai menjadi bubur, dan tambahkan sedikit garam laut dan ½ sendok teh baking soda. Keringkan gigi dari pengaruh air liur, dan oleskan campuran bahan ini dengan sikat gigi. Biarkan selama 5 menit, lalu bilas. Lakukanlah tindakan ini di malam hari.

 Makan keju dan susu

Makan keju atau produk susu sangat baik untuk kesehatan gigi karena memiliki kandungan kalsium tinggi yang sangat penting untuk kekuatan gigi dan mencegah tulang keropos. Asam laktat, yang terdapat pada produk susu, bermanfaat untuk memperkuat enamel dan mencegah kerusakan pada gigi. Mengkonsumsi makanan seperti keju dan susu yang melindungi enamel dan menjaga gigi tetap berwarna keputihan. Kandungan kalsium pada keju dan fosfat dalam susu membantu meningkatkan kembali kandungan mineral pada gigi yang telah hilang sehingga kita terhindar dari sakit gigi.

Meskipun membutuhkan waktu, tiga cara di atas dapat membantu menjaga warna gigi kita tetap putih, tidak kalah dengan bleaching, asalkan dilakukan secara rutin. Misalnya seminggu dua kali selama beberapa bulan sampai hasilnya terlihat nyata.

Untuk mempercepat hasilnya, dapat dibantu dengan menggunakan obat kumur. Kandungan hidrogen peroksida yang terkandung dalam obat kumur dapat membantu memutihkan gigi melalui proses oksidasi. Hampir semua obat kumur yang dijual atau produk pemutih gigi mengandung hidrogen peroksida dengan kadar berbeda-beda. Setelah gigi menjadi bersih dan putih, hindari minuman bersoda dan kafein yang dapat meninggalkan noda di gigi.